Terjebak Macet, Pangkostrad Naik Motor Matik ke Lokasi Acara HUT TNI

banner 160x600

Women face

CILEGON, FAKTASUMUT.com: Animo masyarakat untuk melihat acara yang diperingati setiap 5 Oktober itu sangat tinggi. Hal ini menandakan kehadiran TNI di masyarakat tampaknya semakin sangat dinanti.

 

Hal ini terbukti saat digelarnya HUT TNI ke-72 Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017). Masyarakat berlomba-lomba datang lebih pagi untuk mendapat tempat strategis guna melihat parade dan Defile Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) milik TNI, baik matra Darat, Laut dan Udara.

 

Jalur menuju Dermaga Indah Kiat pun makin siang makin disesaki masyarakat. Akibatnya, para personel TNI mulai dari level prajurit hingga perwira pertama, madya dan sejumlah Jenderal pun harus turun dari kendaraannya ke lokasi acara.

 

Salah satu Jenderal yang terpaksa turun dari kendaraannya adalah Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi yang dipercaya menjadi komandan upacara. Dikutip dari situs merahputih.com, Edy harus turun dari kendaraannya dan berjalan cukup jauh sekitar 500 meter sebelum akhirnya dijemput oleh beberapa anggotanya.

 

Untuk mempercepat, Edy memilih menggunakan motor matik. Dikawal sejumlah prajurit, Edy dan rombongan memecah gelombang masyarakat yang tengah berdesakan berjalan menuju bibir dermaga.

 

Ditengah perjalanannya yang diburu waktu, Edy pun menyempatkan diri melempar senyum kepada masyarakat. Klakson motor matik yang dinaikinya pun dimanfaatkan.

 

“Minggir….minggir,” sahut prajurit pengawal Edy memecah hening masyarakat yang sudah mandi keringat.

 

Cuaca di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten memang cukup panas. Keringat pun mengucur deras di tiap orang, tidak terkecuali di kening Edy. Saat terhambat, tangan kiri Edy mengelap keningnya.

 

Wajar Edy terburu-buru. Pasalnya Jenderal Bintang Tiga itu bertindak sebagai komandan upacara dalam HUT TNI kali ini. Selain itu, pengucap Sapta Marga adalah Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayor Jenderal A.M Putranto.

 

(FAKTASUMUT.com/CM/IBUD)