Tawaran Poros Ketiga Demokrat Dinilai Tak Bakal Laku

No comment 68 views
banner 160x600

Women face

Jakarta: Pembentukan poros ketiga pada Pilpres 2019 tak masuk hitungan. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti memandang tak ada partai yang tergiur bergabung dengan penawaran Partai Demokrat itu.

"Karena yang penting di Demokrat itu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Orang akan hitung, oke lah AHY dapat satu, dua, mereka dapat satu atau dua. Tapi sudah jelas kelihatan enggak akan menang. Ngapain dukung yang tipis kemungkinannya (menang), " kata Ray dilansir dari Medcom.id, Minggu, 17 Juni 2018.

Ray mengatakan hanya ada dua poros pada pesta demokrari itu, yakni Joko Widodo dan pentolan Gerindra Prabowo Subianto. Tak ada kecocokan partai lain, seperti PKB dan PAN terhadap Demokrat.

"Enggak bisa sama Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). AHY juga enggak bisa sama Ketum PAN Zulkifli Hasan. Belum ada kecocokan," tegas Ray.

Koalisi yang ada dianggap paling merepresentasikan kekuatan politik di Indonesia. Ia meramalkan Demokrat merapat ke Jokowi. Sementara partai sisanya bergabung dengan Prabowo.

"Demokrat akan merapat ke Jokowi, PKB kecenderungannya juga begitu," kata Ray.

Pengamat Politik UPH Emrus Sihombing memiliki pandangan sendiri soal kemungkinan poros ketiga. Poros ketiga bisa terbentuk berdasarkan dinamika politik. Salah satunya , pertemuan elite partai.

"Pak Wiranto (Hanura) dengan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), rencana pertemuan Mbak Puan (Politikus PDI Perjuangan Puan Maharani dengan Pak Prabowo. Banyak pertemuan-pertemuan sehingga banyak elite kita masih membangun komunikasi politik," jelas Emrus.

Kondisi saat ini sangat cair. Sulit menyimpulkan potensi terbentuknya poros ketiga. Di hadapan publik, boleh jadi elite saling memojokkan, namun hal tersebut tak terjadi secara personal.

"Kita tak boleh terbius komunikasi politik mereka, tapi harus ikuti komunikasi politik mereka secara kritis," kata Emrus.