Setiap Hari 10 Ibu Meninggal Karena Kanker Serviks

No comment 24 views
banner 160x600

Women face

MEDAN, FAKTASUMUT.com - Setiap hari di Indonesia ada 40 ibu yang terdeteksi kanker serviks,  dimana 25 persen dari 40 ibu itu dinyatakan meninggal dunia. Artinya setiap hari ada 10 ibu yang meninggal dunia karena kanker serviks.Demikan disampikan Sekretaris DPW Gerakan Pemuda (Garda) Partai Nasdem Sumatera utara, Defri Noval Pasaribu , Minggu (15/4/2018) disela-sela acara penyuluhan bahaya Kanker Serviks dan Papsmear yang dilaksankana di Kantor DPW Partai Nasdem Sumut Jalan Mongonsidi Medan.
 
Berangkat dari keprihatinan itula kata Defri Garda Nasdem Sumut menggelar acara ini dengan tujuan agar para kaum wanita khususnya ibu-ibu yang ada di Sumut ini bisa terhindar dari penyakir kanker serviks ini.
 
"Ada sekitar 100 kaum wanita khususnya ibu-ibu yang ikut dalam penyuluhan ini. Setelah dilakukan penyuluhan para ibu ini akan dilakukan papsmear yang dilaksanakan oleh dokter," kata Defri.
 
Dijelaskan Defri kita lebih baik mencegah daripada mengobati ketika sudah pada fase mengobati biayanya sangat mahal sementara kalau mencegah itu bianya murah karena itu merupakan prilaku kita sehari-hari.
 
Beberapa faktor dominan penyebab terjadinya penyakit tersebut, seperti minimnya kesadaran masyarakat terutama wanita terhadap penyakit itu,  kemudian tingkat pendidikan yang masih rendah dan biaya yang cukup mahal untuk memeriksakan kesehatan mereka.
 
"Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan ibu-ibu yang menjadi peserta bisa merubah prilaku yang selama ini tidak sehat menjadi prilaku sehat sehingga tidak terkena kanker serviks," ujar Defri.
 
Untuk saat ini kata Defri lagi kegiatan hanya diikuti 100 orang ke depannya akan kita lakukan secara berkesinambungan sehingga bahaya kanker serviks ini bisa tersosialisasi ke tengah-tengah masyarakat terlebih lagi kepada kaum ibu .
 
"Garda Nasdem Sumut sudah memprogramkan kegiatan ini sampai ke kabupaten/kota dan dilakukan secara berkesinambungan agar tidak ditemukan lagi ibu-ibu yang sakit kanker serviks, "kata Defri yang ketika itu didampingi oleh sejumlah pengurus Garda Nasdem Sumut diantaranya Wahyu dan Mustarum.
 
 
 
1523780879-Fakta Sumut-GARDA
 
 
Sementara itu salah seorang tenaga medis, dr. Indri Mahrani meyebutkan, bahaya dari kanker serviks ini perlu diketahui oleh kaum wanita  sejak dini, sehingga upaya pencegahan termasuk kematian karena penyakit tersebut bisa diobati.
 
"Apalagi jika ‎diketahui dari stadium awal maka lebih mudah untuk diobati.

Oleh karena itu, kita menghimbau kepada kaum wanita yang sudah menikah untuk memeriksakan kesehatan atau papsmeer setiap tahunnya, menjaga kebersihan diri dan tidak sembarangan untuk menggunakan air saat buang air.

 

(GB/FAKTASUMUT.com)