Santri Pesantren Diajak Untuk Kreatif

No comment 32 views
banner 160x600

Women face

DELIASERDANG, FAKTASUMUT.com - LTN NU Sumatera Utara (Sumut) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr PBNU terus berupaya memperkuat kemampuan para santri agar terampil dan unggul di bidang media digital. Sebab, kemamampuan tersebut merupakan keniscayaan pada saat ini.

Untuk tujuan itu, LTN PBNU beberapa kali terjun ke pesantren-pesantren, memberikan workshop kepada para santri terkait bidang itu. Kegiatan yang terbaru, dilakukan di Pondok Pesantren Mawaridusalam, Deli Serdang, Sumatera Utara tanggal 27 September 2018.

Menurut Ketua LTN-NU Sumut, Zulhamdani Napitupulu, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini sangat berarti bagi santri-santri yang ada di pondok pesantren. Semoga, Kementerian Kominfo dapat melaksanakan acara ini seterusnya setiap pondok pesantre di Sumut.

Atas hal ini, pengurus LTN-NU Sumut pun mengucapkan banyak terima kasih kepada LTN - PBNU yang mendukung kegiatan yang dilaksanakan hari ini di Pondok Pesantren Mawaridussalam yang beralamat di Jalan Pringgan Desa Tumpatan Nibung, Kecamata Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan tersebut, dihadiri Sekretaris Wilayah NU, Drs. H. Muhammad Hatta Siregar, SH., M.Si.; Wakil Sekretatis PWNU Sumut, Emir El Zuhdi Batubara; Sekretaris Wilayah Gaswa NU Sumut, Faisal Ananda Batubara; Wakil Sekretaris LTN-NU Sumut, Sarwedi Harahap, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary, SE.,MM; Direktorat Perekonomian 1, Eko Slamet Riyanto; Wakil Sekretaris PBNU, Ulil Absar Adrawi; pengurus LTN PBNU, Abdul Malik Mughni. Sementara pembicaranya adalah Praktisi Editor Metro TV Sobih Adnan, Rolip Sapta Maji Founder Polygrabs.

Menurut Abdul Malik, workshop ini bertujuan mengedukasi dan menginspirasi santriwan dan santriwati untuk berkontribusi dalam pembuatan konten kreatif di media digital sesuai dengan perkembangan jaman saat ini.

“Kemajuan teknologi informasi menuntut santriwan dan santriwati untuk lebih kreatif, untuk memanfaatkan dunia digital sebagai sarana syiar Islam,” katanya pada kegiatan bertajuk Workshop Media Digital dan Penguatan Potensi Ekonomi Pesantren ini.

Malik mengajak para santri agar menjadi garda terdepan menciptakan konten-konten positif. paling tidak, turut serta menyebarkannya. Jangan sampai menjadi bagian penyebar, apalagi konsumen berita hoaks.

Pada workshop itu santriwan dan santriwati diberi simulasi dan praktik cara membuat konten kreatif. Juga cara menyajikannya sehingga bisa dikenal secara global.

Sementara Sobih Adnan mengharapkan para santrimenciptakan konten-konten kreatif khas pesantren yang mendunia.

Kegiatan yang merupakan kerja sama dengan Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim diikuti sebanyak 250 Peserta dari Pondok Pesantren Mawaridussalam, Pengurus PMII UNUSU, Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara.

IBUD/FAKTASUMUT.com