PPP Sumut Tetap Menolak Pasangan Djarot-Sihar Dan Beri Peluang ke Erry

banner 160x600

Women face

FAKTASUMUT.com, JAKARTA- Pasangan Djarot-Sihar yang diusung PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal pasangan calon (paslon) diprediksi bakal berubah. Hal itu karena Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam hal ini Ketua DPW Sumut Yulizar Parlagutan Lubis menyatakan tegas bahwa jajaran di bawahnya menolak pasangan pelangi.
 
“Kami masih terus menunggu keputusan DPP, untuk mempertahankan prinsip bahwa kami menolak pasangan pelangi,” ujar Yulizar, Selasa (9/1) malam.
 
Dikatakan Yulizar atau yang akrab disapa Puli ini, bahwa suara menolak pasangan pelangi tersebut bukan hanya berasal dari pihaknya sebagai pengurus wilayah, tetapi juga hingga seluruh DPC kabupaten/kota se-Sumut yang menuntut agar PPP mengusung calon ‘non pelangi’.
 
“Yang jelas, kami berjuang terus untuk mempertahankan itu. Karena kami inginkan (pasangan) Islam-Islam. Itu amanah yang kami perjuangkan sekarang ini, meskipun perjuangan itu ada batasnya, sebelum keputusan final,” tegasnya.
 
Diakui Puli bahwa sosok Djarot Saiful Hidayat merupakan orang yang baik, seorang Muslim, orang baik dan taat. Sehingga upaya mengusung pasangan seagama tersebut bukan masalah penista agama atau tidak, melainkan sebagai partai Islam sudah seharusnya memperjuangkan keyakinan tersebut.
 
“Kami nyatakan siap menerima resiko itu (atas keinginan menolak pasangan pelangi). Kami ingin menjaga nama baik PPP di mata masyarakat khususnya umat Islam,” sebutnya.
 
Bahkan dirinya juga membuka dan mendukung upaya Tengku Erry Nuradi untuk bisa melobi DPP PDIP agar bisa masuk bursa dan dipilih sebagai bakal calon dari koalisi partai berlambang Kepala Banteng dengan partai berlambang Ka’bah itu.
 
“Tergantung bagaimana upaya Pak Tengku Erry Nuradi bisa melobi DPP PDIP di Jakarta. Yang jelas kami masih menunggu di sini (sekitar Kantor DPP PPP di Jakarta). Makanya kita sebagai partai Islam, ingin calon itu Islam-Islam,” sebut Puli.
 
Hingga berita ini diturunkan, Puli bersama sejumlah pengurus masih menunggu dan mengawal keputusan DPP agar bisa mencalonkan pasangan Islam-Islam. 
 
 
 
(GB/FAKTASUMUT.com)