Polres Karo OTT Tujuh Pelaku Pungli Wisata Air Panas Raja Berneh

banner 160x600

Women face

KARO, FAKTASUMUT.com - SatReskrim Polres Tanah Karo, berhasil melakukan Oprasi Tangkap Tangan terhadap 7 (tujuh) orang petugas penjaga pos pengutipan retribusi objek wisata air panas Raja Bernegara, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (30/09) sekitar pukul 20.00 WIB. Dari ke 7 pelaku yang diamankan, salah seorang diantaranya merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata Kabupaten Karo.

Dari penangkapan itu turut disita barang bukti berupa uang senilai Rp.28,8 juta dan tiket retribusi masuk sebanyak 38 blok. Sedangkan 7 pelaku pungli yang terkena OTT itu turut digelandang ke Mapolres Karo untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan saat ditanyai terkait Oprasi Tangkap Tangan tersebut membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tujuh orang diduga  sebagai pelaku pungli di Pos Restribusi.

"Mereka diamankan dari pos pengutipan retribusi di Desa Raja Berneh/ Semangat Gunung Kecamatan Merdeka." Dikatakan AKP Ras Maju, Senin (01/10).

Menurutnya ketujuh orang yang diamankan telah dimintai keterangannya masing-masing, namun mereka tidak ditahan dan hanya wajib lapor setiap minggunya karena dijamin oleh keluarga dan institusinya.

"Meski demikian kita terus menelusuri untuk mengungkap kasus itu, begitu juga Kepala Dinasnya maupun kepala Bidangnya juga akan kita mintai keterangannya untuk mengungkap kasus ini. "Terangnya.

Ia menyebutkan, terungkapnya kasus ini terkait adanya laporan yang diterima terlebih dahulu, dimana pengutip cukai yang berjaga di Pos pembayaran restribusi itu ditengarai melakukan kutipan liar kepada warga yang hendak melintas mendaki Gunung Sibayak, olah raga atau pun hendak melakukan rekreasi. "Atas laporan itu tim kita langsung menindaklanjuti, ucapnya.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang sebanyak Rp.28.831.000,- berikut 38 blok potongan karcis yang disita dari hasil pengutipan mulai hari Sabtu hingga Minggu. "Saat ini dalam tahap lidik, jika cukup bukti maka kasusnya ditingkatkan menjadi ke tahap sidik,” ujarnya.

Disinggung keterlibatan oknum pejabat Dinas Pariwisata, Kasat Reskrim Ras Maju Tarigan mengatakan, “tetap akan menindak lanjutinya begitu juga Kabid Pialanta barus sebagai kordinatornya tetap kita mintai keterangannya,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Karo Ir Mulia Barus saat dikonfirmasi di Mapolres Tanah Karo membenarkan bahwa ketujuh orang yang di OTT Tipikor Polres Tanah Karo adalah benar petugas pos pengutipasn retribusi air panas Raja Berneh.

Disinggung apa penyebab mereka diamankan polisi, Mulia Barus mengatakan silakan konfirmasi saja kepada petugas kepolisian. "Ucapnya.

Ia juga menyerahkan sepenuhnya kepada petugas kepolisian jika memang benar petugas yang berhasil diamankan terbukti bersalah. “Terserah kepada pak polisilah, "katanya. 

 

RAMA/ FAKTASUMUT.com