Partai Nasdem Peduli Budaya

No comment 186 views
banner 160x600

Women face

 KARO, FAKTASUMUT.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)  Partai Nasdem Sumatera Utara menghadiri acara pesta adat Gendang Guro- guro Aron kerja tahun di Desa Suka Julu, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Ketua OKK Sudarto Sitepu dan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Karo Efrat Jumat Agung, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapreasiasi kegiatan budaya yang diselenggarakan turun menurun oleh masyarakat Karo di Desa  Suka Julu, karena hingga saat ini masih tetap terjaga kelestariannya.

"Memang pada zaman sekarang ini acara tersebut sudah sedikit modern karena tari - tarian yang ditampilkan sedikit modern. Namun tidak mengurangi makna dalam penyelenggaraannya masyarakat tetap tidak melupakan unsur kebudayaan seperti yang diterapkan oleh nenek moyang kami di zaman dahulu. "Ucap Sudarto Sitepu di sela-sela acara didampingi para Calon Anggota Legislatif Nasdem 2018, Sabtu (13/10).

Disamping mengharapkan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan bentuk rasa syukur keberhasilan masyarakat khususnya dalam sektor pertanian.  "Pesta Gendang Guro- guro Aron ini juga sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antar sesama masyarakat di desa terutama mereka yang jauh di perantauan bertemu dengan keluarganya di kampung halaman, "pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga mengajak masyarakat Karo dalam menyikapi memasuki tahun politik, agar bersama- sama mengawal dan mensukseskan Pemilu serentak Pilpres dan Pileg 2019 mendatang.

Pantauan dilokasi, acara Gendang Guro-guro Aron di isi dengan tarian dan nyanyian Perkolong Kolong oleh Samuel Sembiring dan Icha Boru Tarigan, menambah semarak acara yang dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai desa.

Mbuah page nisuan, merih manuk niasuh, sangap encari ula sibangger bangger yang artinya dalam bahasa Karo, warga berharap di tahun 2019 mendatang semua dalam keadaan makmur dan sentosa.

Gendang Guro-guro Aron adalah salah satu kesenian tradisional masyarakat Karo yang sering diadakan saat pesta-pesta adat dan acara syukuran seusai panen. Seni tradisional ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada yang maha kuasa (menurut kepercayaan masing-masing) atas kecukupan rezeki atau hasil panen yang berlimpah atau pun juga perayaan atas kegembiraan yang dirasakan.

Pada Gendang Guro-guro Aron tersebut masyarakat karo bernyanyi dan menari bersukaria, yang biasanya dilakukan sepanjang malam, di bawah cahaya bulan purnama.