Hilangnya Pasokan Gas Industri Ganggu Perekonomian Sumut

banner 160x600

Women face

FAKTASUMUT.com, MEDAN  - Anggota DPD RI Parlindungan Purba berencana akan membawa masalah gas di Sumut pada raker di Senayan dengan mengundang sejumlah pihak terkait agar segeraa ditindaklanjuti demi keberlangsungan perekonomian di Sumatera Utara.

" Direncanakan kami akan membuat rapat kerja di Senayan dan akan mengundang stake holder terkait untuk membicarakan hal ini.  Kita berharap infrastruktur di Sumut sudah berjalan seiring dengan pembangunan di bidang industri tidak terkendala, " paparnya sembari mengutarakan keyakinannya pemerintah pusat serius terkait masalah gas di Sumut.

Sebab, jika kondisi permasalahan gas terus terjadi seperti ini dan terus berlangsung bisa membahayakan dan mengganggu perekonomian Sumatera Utara.

“ Kita khawatir dampak nya tidak hanya perekonomian saja. Bahkan bisa terjadi 'pengrumahan besar-besaran para pekerja khususnya di Kawasan Industri Medan (KIM)  II. Ini berbahaya. “Terangnya.

Parlindungan Purba mengaku sebelumnya sudah berkunjung ke Pertamina niaga mempertanyakan hal ini. “ Kata mereka, Pertamina sudah siap menyalurkan gas namun sampai sekarang ini tidak ada gas yang masuk dari PHE NSB sebagai pengelola pengangkutan gas dari perut bumi, “ terangnya.

“ Jika ada waktu di sela-sela Natal dan Tahun Baru, saya akan mengajak stakeholder terkait lainnya untuk berkunjung ke PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB dan NSO yang mengelola dua blok gas di Aceh guna meninjau langsung apa sebenarnya yang terjadi, sehingga tidak bisa memasok gas ke Sumut. “Pungkasnya

Untuk itu, ke depannya, pemerintah harusnya juga sudah memiliki masterplan energi gas di Sumut sehingga kejadian ini tidak selalu berulang di daerah ini. 

Dengan hilangnya pasokan gas, sejumlah pabrik di KIM yang produksinya bergantung pada gas, nyaris berhenti produksi.

 

(GB/FAKTASUMUT.com)