Edy Rahmayadi : Saya Ingin Jadi Ketum PPP

No comment 70 views
banner 160x600

Women face

MEDAN, FAKTASUMUT.com -  Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi ternyata memendam hasrat atau keinginan menjadi Ketua Umum DPP PPP dimasa yang akan datang.

Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi saat membuka Rapimwil (Rapat Pimpinan Wilayah) plus pembekalan caleg PPP di Hotel Polonia, Medan, Sabtu (20/10/2018).

Sebelum menyampaikan keinginannya itu, Edy lebih dahulu bercerita tentang bagaimana histori atau sejarah antara TNI AD dan PPP. Menurutnya, TNI AD ikut membesarkan partai berlambang Ka'bah itu. Selain itu, Edy juga bercerita tentang keinginannya diusung PPP saat Pilgub Sumut 2018 lalu.

Kata dia, ketika pertama kali memutuskan untuk maju sebagai Calon Gubernur Sumut, partai yang pertama dilamar untuk bisa mengusung dirinya yakni PPP. 

"Saya tandatangani surat permohonannya, dan setelah itu ada balasan surat untuk melakukan fit and proper tes. saya minta izin kepada satuan, tapi tidak diizinkan karena waktu itu belum pensiun," kata Edy.

Meski tidak jadi ikut fit and proper tes, Edy mengatakan bahwa dirinya terus memonitor apa yang terjadi di PPP sampai ia ketahui bahwa Tengku Erry lah yang akhirnya mengikuti fit and proper tes.

"Begitu PPP membuka lamaran, saya monitor yang melamar itu Tengku Erry dan diminta untuk memaparkan visi misi. Pada saat ini masih berfikir dan bercita-cita menjadi Ketua Umum PPP," kata Edy disambut tepuk tangan seluruh peserta Rapimwil PPP Sumut.

Edy mengatakan keinginannya menjadi Ketua Umum PPP masih akan dipikirkan lagi. "Masih banyak waktu, nanti dibilang Gubernur pegang dua jabatan lagi sekaligus," ucapnya mengakhiri. 

Seperti diketahui, Romahurmuzy saat ini menjabat Ketua Umum DPP PPP.  Romi-sapaan akrab Romahurmuzy menggantikan posisi Surya Darma Ai. Di masa kepengurusan Romi sempat terjadi konflik internal berkepanjangan yakni dualisme kepengurusan.

 

(GB/ FAKTASUMUT.com)