Edy - JR Saragih - Djarot Adu Kuat di Pilgub Sumut

No comment 185 views
banner 160x600

Women face

MEDAN,FAKTASUMUT.com - Tiga Paslon (Pasangan Calon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut akan ada kuat di Pilkada 2018. Berkas pendaftaran ketiga paslon telah dinyatakan lengkap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut sebagai penyelenggara.

Melihat peta kekuatan dukungan partai politik (Parpol), paslon Edy-Ijeck terlihat sangat mendominasi karena diusung oleh 5 parpol yang memiliki 60 kursi di DPRD. Sedangkan, JR Saragih - Ance dan Djarot -Sihar hanya diusung 3 dan 2 parpol yang memiliki 20 kursi.

Djarot-Sihar menjadi paslon yang mendaftar terakhir ke KPU Sumut. Pasangan yang diusung oleh PDIP dan PPP itu hadir ke gedung KPU Sumut sekitar pukul 16.00 WIB. 

Sebelumnya, Djarot-Sihar diarak oleh ratusan bahkan ribuan simpatisan dan kader PDIP dengan mengendarai becak bermotor dari lapangan merdeka yang menjadi titik kumpul

Suasana di gedung KPU Sumut sempat heboh karena Ketua DPD PDIP Sumut, Japorman Saragih pingsan dan akhirnya harus dievakuasi oleh tim dokter dari kepolisian ke rumah sakit.

Proses registrasi di lantai satu pun berjalan cukup panjang, sekitar 90 menit. Namun sekitar pukul 18.00 WIB Djarot-Sihar naik kelantai dua untuk proses penyerahan berkas.

Proses pemeriksaan berkas juga berjalan panjang. Sejumlah kekurangan berkas syarat calon sempat ditemui, berulang kali tim dari PDIP mondar-mandir dari lantai satu dan dua. Sampai pada akhirnya sekitar pukul 22.00 barulah KPU Sumut menyatakan berkas Djarot - Sihar lengkap.

Selanjutnya Ketua KPU Sumut menyerahkan bukti tanda terima penyerahan berkas dan surat pengantar untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan ke RSUP H Adamalik mulao 11-12 Januari 2018.

Sesuai mendapatkan tanda terima penyerahan berkas oleh KPU Sumut. Djarot - Sihar mengucapkan kepada PDIP dan PPP yang sudah memberikan kepercayaan.

"Setelah ini kami akan bersiap melakukan tes kesehatan. Saya minta dukungan dan doa dari seluruh rakyat Sumut,"kata Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar itu berharap seluruh proses dan tahapan berjalan baik. Sebab, kehadirannya dan Sihar adalah untuk membuat Provinsi Sumut lebih baik.

Dia pun mengaku belum sempat menyapa seluruh warga Sumut diseluruh daerah, mengingat waktu persiapan yang sangat singkat. "Selanjutnya akan jalan-jalan ke daerah,"tambahnya.

Pria berkumis ini pun menyebut Provinsi Sumut sangatlah menarik. Maka dari itu, akan lebih baik ketika membangun Indonesia diawali dari Provinsi Sumut.

Pembenahan infrastruktur, diakuinya akan menjadi hal prioritas jika nantinya terpilih memimpin Sumut. "Jalan di Sumut ada tiga jenis. Kalau untuk jalan provinsi akan kita perbaiki, makanya kami hadir,"tegasnya.

Ia pun mengaku tidak gentar menghadapi koalisi gemuk yang dimiliki oleh Edy-Ijeck maupun kekuatan yang berada dibarisan JR Saragih - Ance.

"Biar masyarakat yang memutuskan pilihannya,"ucap Jarot.

 

(GB/FAKTASUMUT.com)